Friday, January 8, 2016

Bukti Bahwa Amerika Akan Kehilangan Freeport Jika Prabowo Menjadi Presiden


KlikNews.net - Tidak mudah bagi pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menjadi Presiden Republik Indonesia . Banyak kelompok tertentu yang tidak menginginkan keduanya memimpin negeri ini. Banyak penjegalan yang dilakukan agar cita-cita Prabowo Subianto-Hatta Rajasa melanjutkan komitmen pendiri bangsa yang belum terwujud hingga saat ini untuk menjadikan Indonesia negara yang merdeka secara hakiki dan mampu berdiri di atas kaki sendiri gagal total.

Paling utama tidak mendukung Prabow Subianto menjadi presiden adalah kelompok negara-negara asing yang telah menguasai Indonesia, terutama Amerika Serikat dan sekutunya. Media New York Times pada 26 Maret 2014 lalu memberitakan bahwa Amerika tidak mendukung Prabowo Subianto karena dianggap mengancam kepentingan Amerika Serikat di Indonesia. Amerika Serikat diketahui banyak menguasai tambang di Negara ini, seperti perusahaan tambangan besar Freeport yang merupakan perusahaan tambang emas terbesar di dunia.

 Sikap Prabowo yang berlatar belakang militer punya sikap tegas dan terus menggelorakan nasionalisme kepada pendukungnya, membuat Amerika bergidik oleh karena itu tidak mendukung Prabowo. Amerika menganggap Prabowo Subianto adalah ancaman serius bagi kelangsungan PT Freeport yang sudah sejak 1967 mengeruk kekayaan Indonesia. Sementara Provinsi Papua yang memiliki lahan tambang emas itu masyarakatnya masih tetap hidup dalam kemiskinan. Perusahaan Yahudi-McMoran itu hanya memberi Indonesia 1% saja.

Atas sikap Amerika terhadap Prabowo ini menunjukkan negaranya Barack Obama itu memiliki campur tangan yang kuat terhadap hasil pilpres 2014 nanti. Amerika merasa takut dengan Prabowo karena sikapnya dikenal tidak ada kompromi dengan kepentingan asing yang merugikan bangsa dan negara. Oleh karena itu Amerika Serikat dinilai akan berupaya berupa keras menggagalkan rencana mantan Danjen Kopassus memimpin NKRI. Amerika akan mencari alternative lain sosok lain untuk Presiden RI yang akan mengamankan kuasanya di negeri ini.

Sumber: kompasiana.com

No comments:

Post a Comment