
Wiwa diikat kemudian dilempari telur sebagai 'balas dendam'.
Balas dendam dari 'perayaan' sebelumnya. Hal itu seakan jadi lumrah. Wiwa dan Sarah yang diduga sebagai siswi di SMK PAB 1 Patumbak, Deli Serdang, Medan. Dalam postingan tersebut, Sarah bahkan mengaku kalau tindakan pada Wiwa adalah balas dendam atas 'perayaan' sebelumnya. Wiwa diduga diikat oleh teman-teman sekolahnya lalu dilempari telur.

Bukan hanya pada tubuhnya, tapi kepala dan mulutnya pun diserang dengan telur. Dari foto tersebut, terlihat wajah Wiwa yang sudah menangis, tapi masih terikat. Seragam coklatnya pun telah dibasahi telur. Uniknya, setelah lakukan hal tersebut, akun Facebook Sarah mengajak Wiwa untuk lakukan hal serupa pada teman mereka yang lain.
"Namanya juga ultah," ujar Sarah. Aksi tersebut pun akhirnya menjadi sorotan netizen setelah mulai disebar akun lain yang tidak setuju.
Baca juga: Masya Allah... Telah Ditemukan 9 Pedang Milik Nabi Muhammad SAW
"Ulang tahun harusnya jadi raja".
Netizen pun mulai utarakan ketidaksetujuan mereka. Akun Mustika Besie Marbun pun mengatakan kalau tindakan tersebut harusnya tidak terjadi. Menurutnya, dirinya sebagai orangtua akan marah jika hal itu terjadi.
Ada pula yang mengecam aksi dengan mengatakan kalau kebudayaan seperti ini harus segera dihapuskan.
Akun Facebook Adone Rocknroll pun berkata kalau orang yang berulang tahun harusnya bahagia, bukan bersedih.
Namun, ada pula netizen yang menyebut hal tersebut sebagai karma. Netizen menduga Wiwa juga lakukan hal serupa pada teman sebelumnya.
Sampai berita ini ditulis, netizen masih heboh dan menyebarkan postingan tersebut. Kamu sendiri setuju dengan aksi ini?
No comments:
Post a Comment